Barisan menentukan posisi
[Madinah] Kebetulan pada kesempatan pertama ke Raudhoh, saya mendapatkan barisan pertama. Padahal tidak diusahakan dan tidak pernah terpikir manfaatnya. Ternyata sangat bermanfaat. Ini cara Allah memberikan petunjuknya untuk masuk Raudhoh kali ya. Karena saya pergi ke Raudhoh sendirian. Yang semula saya pun tidak yakin apakah dapat melakukannya atau tidak.
Ternyata Allah menunjukkan hikmahnya yaitu karena saya sendirian, saya dapat dengan bebas sholat dan berdoa yang lama, tanpa ada yang mengusir. Lain dengan yang masuk raudhoh secara rombongan. Di mana biasanya jika rombongan maka akan saling tunggu, tidak mau berpisah dengan rombongan, tidak akan beranjak pergi sebelum rombongannya selesai. Maka pada saat itu, sholatnya dan doanya kita dibatasi oleh rombongan. Bagiku hal ini sangat disayangkan.. :(
Karena lama sholat dan doa setiap orang tentu berbeda-beda. Dan saya mendapat keuntungan dari sendirian ini.
Alhamdulillah.. saya dapat merasakan keuntungan mendapatkan di barisan pertama. Saya dapat mencari posisi sholat yang enak dan berdoa selama-lamanya. Tapi pernah juga, saya justru mendapatkan barisan paling belakang. Sehingga ketika giliran sholat, saya malah termasuk yang harus menunggu lagi (sudah di dalam raudhoh). Tapi tidak apa-apa... karena ternyata malah ngobrol dengan askar – sambil menunggu jamaah lain selesai sholat – lalu kemudian dipersilakan askar untuk mendapatkan tempat sholat. Dan dengan tenangnya pula saya mendapatkan sholat dan malah dapat sholat hingga lebih dari dua raka’at. Alhamdulilaah.. [Alivia]
Labels: di Madinah


0 Comments:
Post a Comment
<< Home