Beli Tasbih
[Madinah] Ketika di tanah air, ibuku sudah nitip ingin dibelikan tasbih kristal. Saya baru tahu ada jenis-jenis tasbih tersebut sesaat sebelum pergi. Ketika ditunjukkan terburu-buru sebelum berangkat dari rumah.Berbekal penglihatan terakhir itulah, saya coba cari tasbih kristal.
Ternyata, tasbih kristal pun banyak jenisnya dengan harga beragam :(. Ada yang sudah terjamin asli, tapi lagi-lagi harganya sangat mahal, dapat mencapai ratusan SR. Semakin pusinglah kepalaku, ditambah lagi saya tidak tahu perbedaan antara kristal yang asli dan bukan. Karena saya termasuk orang yang cuek – tidak pernah memperhatikan hal begituan – tapi disuruh membeli kristal :(. Tapi saya tetap harus beli, apalagi karena merasa bersalah telah menghilangkan tasbih ibu. (cerita ini dapat dibaca klik disini).
Demi mendapatkan tasbih kristal yang berharga wajar tapi asli, saya harus masuk dari satu toko ke toko lain di Madinah. Tapi tidak menemukannya :(. Rata-rata palsu, bukan kristal tapi plastik.
Alhamdulillah tasbih itu akhirnya dapat juga. Tapi sayang.. hanya ada 8 buah. Padahal pesanan banyak :(. Sebelumnya saya sudah cari tasbih kristal seperti itu, tapi memang tidak ada. Saya sudah minta tolong pada toko tersebut agar menyediakannya/mencarikannya besok. Tapi tetap tidak ada :(.
Saat itu mental saya pun berkata, ya sudah, memang tidak ada mau dibagaimanakan lagi. Saya sudah berusaha. Saya tidak mau mencari tasbih ini menjadi beban dan menghabiskan waktu saya di Madinah. Begitu juga yang saya sampaikan di tanah air pada orang-orang, bahwa belanja(pesan ini itu) tidak mau menjadi beban untukku. Tapi jika saya sempat saja, insya Allah akan saya usahakan. Jika tidak sempat, ya jangan berharap terlalu banyak, apalagi saya tidak tahu ‘barang’ (maklum.. :) ). Ditambah lagi karena saya pergi haji sendirian. Dann karena berbeda jadwal dan kepentingan dengan teman-teman yang lain, maka mencari barang-barang pun/jalan-jalan harus sendirian pula. Jadi ya jika dapat.. alhamdulillah, jika tidak.. maka tidak menjadi beban juga untukku. [Alivia]
Labels: di Madinah


0 Comments:
Post a Comment
<< Home