6/04/2006

Tiba di Madinah

Alhamdulillah, akhirnya tiba di tanah Arab. Pesawat saya (Saudi Arabia) mendarat di bandara Madinah.

Sebelum turun, kami diperingatkan oleh pramugarinya untuk segera memakai masker karena ada perubahan udara dan angin yang berhembus kencang dan membawa udara kering tanah Arab.

Kondisi sekitar Madinah ini benar-benar dikelilingi oleh gunung-gunung pasir dan gurun sahara. Udara benar-benar terasa kering dan angin gurun yang berhembus terus-menerus tiada henti.

Sedangkan bentuk bandaranya itu sendiri, hanya sebuah bangunan kotak, seperti kubus dan kecil. Tidak seperti bandara pada umumnya. Hanya pesawat mendarat, lalu kita menuruni tangga dan ada mobil yang menjemput. Lalu masuk ke bangunan kotak seperti tadi untuk pemeriksaan imigrasi.

Pemeriksaannya itu sendiri berlangsung cepat. Lalu kami segera ke bis-bis yang sudah tersedia dan acak, jumlahnya banyak. Pakai bis mana saja sama. Pasti akan dibawa ke penginapan yang sudah ditentukan untuk kloter tersebut di Madinah.

Selain bandara Madinah, ada juga kloter dari Indonesia (temen saya) yang memakai pesawat Garuda yang mendarat di Bandara Jeddah. Beliau harus segera naik bis melanjutkan perjalanan ke Madinah kurang lebih selama 1 jam. Padahal beliau pergi bersamaan dengan saya, pada hari yang sama dan jam yang tidak berbeda jauh (kami sama-sama menunggu di bandara).

O iya, antara Madinah dan Indonesia, ada perbedaan waktu sebanyak 4 jam. Indonesia lebih dulu 4 jam. [Alivia]

Labels:

0 Comments:

Post a Comment

<< Home