6/08/2006

Ke Raudhoh yang sebenarnya untuk pertama kali

Keesokan harinya, dengan bekal petunjuk dari teman baru, saya tiba di tempat Raudhoh jam setengah tujuh pagi. Tapi karena sudah penuh, saya tidak dapat bertemu dengan teman baru saya. Boro-boro menuju ke tempat yang sudah dijanjikan, untuk masuk ke dalam barisan pun sulit :). Tapi alhamdulillah.. berkat kemurahan hati (Allah lewat ) askarnya yang mempersilakan saya masuk barisan ketika ada tempat yang kebetulan kosong :).

Pada kesempatan pertama kali ke Raudhoh, dengan info yang terbatas, tanpa bimbingan dari ketua kloter/pembimbing, dan tanpa teman—pergi sendirian, saya masih belum tahu situasi atau tata caranya. Jadi, benar-benar gelap dan hanya mengikuti saja petunjuk/perintah dari askarnya.

Dan Alhamdulillah Allah selalu memberikan petunjuk dan jalan kemudahan. Saya diberi kemudahan untuk dapat membaca situasi dan berpikir stretegi, serta diberi kemudahan pula dalam melaksanakan strategi itu. Sehingga pertama kali ke Raudhoh dapat dikatakan adalah Raudhoh tersukses dan terindah yang Allah berikan dibandingkan dengan ke Raudhoh untuk selanjutnya.

Seluruhnya benar-benar petunjuk dan pertolongan dari Allah SWT, Yang Maha Besar dan Maha Pengasih. Sehingga sahabat pun tidak perlu khawatir walau pergi sendiri dengan info yang sangat terbatas. Laa haulaa walaa quwwata ila billah. Untuk cerita selanjutnya, bagaimana ke Raudhoh dapat dibaca di tips ke Raudhoh.


Sangat Berkesan

Dan kesan saya di Raudhoh, yang juga sudah didapat dari sejak pertama kali saya masuk ke Raudhoh, dapat di baca di kesan Raudhoh. [Alivia]

Labels:

0 Comments:

Post a Comment

<< Home