4/28/2006

Memperjelas Tentang Haji

Ada beberapa hal yang perlu diperjelas pelaksanaannya, agar kita dapat melaksanakan haji bukan hanya karena ikut-ikutan atau beralasan karena kondisi yang darurat. Tapi semoga bisa kita upayakan untuk meminimalisir kesalahan dari sejak tanah air. Untuk itu, saya mencoba merangkum apa saja yang perlu diperhatikan. Semoga poin-poin ini dapat menambah pengetahuan kita bersama, tentang bagaimana seharusnya sesuai dengan Rasulullah dahulu.

Poin-poin perbedaan itu sbb :
  • tentang miqot, terutama kloter yang pergi gelombang 2
  • tentang boleh keluar atau tidak dari kota Makkah (misal ke Jeddah), setelah umroh (untuk haji tamattu’)
  • tentang mabit di Mina atau tidak.
  • tentang pergi dari Arafah ke Muzdalifah. Pergi dari arafah setelah magrib tidak?
  • Sholat Magrib di Muzdalifah bukan? Mabit di muzdalifah hingga shubuh bukan? Sholat shubuh dimana (di tepi Muzdalifah bukan)? Pergi ke Mina,setelah sholat subuh di Muzdalifah bukan?
  • Lempar Jumrah Aqobah jam berapa? (tgl 10 Dzulhijjah)
  • Langsung Thowaf Ifadhoh tidak?
  • Mau nafar tsani tidak?
  • Tentang lempar jumrah tanggal 11, 12, 13 mau jam berapa? diteliti lagi masih masuk pada tanggal hijriah nya tidak. Karena pergantian tanggal antara tahun hijrial dengan masehi berbeda. Hijriah berganti tanggal di Magrib. Dan tanggal 11,12,13 Dzulhijjah itu tanggal hijriah.

  • Setelah mengetahui jawabannya, kita dapat membandingkan dengan berbagai referensi buku. Untuk proses haji, saya sarankan sesuai dengan buku yang diberikan gratis oleh kerajaan Arab. Tapi keputusan terserah teman-teman semua :). Dan lebih baik, putuskan dari sejak tanah air kita mau ambil yang mana, dan persiapkan semuanya dari sini. Jangan sampai di sana jadi kelimpungan sendiri.

    Tapi ketika sudah berusaha, lalu masih ada juga yang tidak sesuai dengan keputusan kita, ya mau bagaimana lagi :(. Kita sudah terlanjur bayar KBIH (yg tidak murah). Kita serahkan kembali pada Allah. Insya Allah, kita sudah berusaha untuk mencoba berhaji dengan benar. Tapi berdoa/keinginan untuk mendapatkan ruhani haji Rasululloh usahakan tidak terlupakan :). Semoga di sana nanti ada jalannya. Insya Allah. Amin. [Alivia]

    Labels:

    0 Comments:

    Post a Comment

    << Home