4/28/2006

Benarkah KBIH tidak perlu?

Tanya: jika baca diblog sptnya KBIH tidak banyak peran ya, apa betul?

Respon :

Menurut saya, tergantung orgnya. Kalau tipe yang bisa belajar sendiri, mau liat vcd, baca berbagai referensi ttg haji, tanah suci, di Arab berani bertanya pada org asing mana pun, walau dengan bahasa tarzan sekalipun.. bisa melakukan sendiri, bisa jaga diri walau ditempat yang asing dan baru, lalu cukup teguh untuk mencapai tujuan, bisa tetap jalan walau tidak ada teman, kemungkinan bisa tanpa KBIH (pakai Depag saja). Ini pun tetap jangan lupa, selalu bergantung dan berdzikir pada Allah. Walau bagaimanapun, Allah yang menolong, menjadikan sesuatu berjalan lancar.

*** Tapi jika orgnya harus selalu ada temen, tidak bisa sendiri, di tempat yang baru/belum kenal, KBIH mungkin akan sangat membantu. Kebanyakan tipe org suka agak panik jika berada di tempat asing, tidak ada teman. Maka KBIH menjadi penting utk hal itu.

KBIH yang akan selalu menemani semua runtutan. Dan jika selalu bersama rombongan, maka sangat dibutuhkan pengatur/pemimpin. Dimana pemimpin inilah yang akan menentukan baik atau tidaknya suasana, tegak atau tidaknya aturan Allah di rombongan itu. Lewat KBIH lah akan didapatkan pengatur/pemimpin itu.

Jika KBIHnya bagus (mengikuti sunnah Rasulullah), semoga pemimpinnya juga akan selalu taat dan menegakkan aturan Allah pada tempatnya. Terminimal sekali pemimpin ini dapat membantu dan membina pada proses hajiannya (selama 5 hr itu, dari tanggal 8 - 13 Dzulhijjah).

*** KBIH juga sangat penting untuk yang belum pernah haji dan untuk yang sudah berusia lanjut. KBIH akan membantu segala sesuatunya, selalu berombongan, sehingga diharapkan tidak ada yang tersasar/hilang.

***KBIH juga sangat penting, bagi yang sangat ingin mengikuti hajinya Rasulullah. Kita dapat mencari KBIH yang mencoba untuk menerapkannya.

Semoga jadi punya sedikit gambaran ya :). [Alivia]

Labels:

0 Comments:

Post a Comment

<< Home