Menyatakan Niat
Sebelum memasuki miqat – yang merupakan titik awal perubahan besar dalam hidup, dimana meninggalkan semua keakuannya, duniawinya – maka nyatakanlah niat. Tegaskanlah niatnya bahwa :
1. meninggalkan rumah lalu menuju rumah seluruh umat manusia,
2. meninggalkan hidup di tanah air untuk mendapatkan cinta Allah,
3. meninggalkan 'keakuan' untuk berserah diri kepada Allah,
4. meninggalkan penghambaan dari berbagai belenggu manusia, aturan masyarakat, adab, pekerjaan, anak, untuk berserah diri kepada Allah,
5. meninggalkan perbedaan untuk mencapai persamaan, ketulusan dan kebenaran,
6. meninggalkan pakaian untuk bertelanjang,
7. meninggalkan hidup sehari-hari untuk memperoleh kehidupan yang abadi,
8. dan meninggalkan sikap mementingkan diri sendiri untuk menjalani kehidupan yang penuh bakti dan tanggung jawab.
Dan semuanya terucap ketika sudah terbungkus dalam keadaan “ihram”-- hanya menggunakan pakaian ihram dan sudah meninggalkan 'pakaian-pakaian pembatas' lainnya.
Nyatakanlah niat dengan lantang dan tegas, karena sangat sadar memiliki keyakinan di dalam hati. Dengan api cinta terangilah hatimu sehingga ia bersinar. Lupakanlah segala sesuatu mengenai dirimu. Tinggalkanlah di tanah air. Di masa hidupmu penuh kelengahan dan kebodohan, tidak berdaya pada pekerjaan yang mengikat, lemah terhadap seluruh kenikmatan dunia, maka tinggalkanlah pola kehidupan yang demikian. Milikilah kesadaran yang sebenar-benarnya mengenai Allah Maha Besar, manusia dan dirimu sendiri. Ambillah tugas baru, arah yang baru, semangat yang baru, dan ‘keakuan’ yang baru. [Alivia, Sumber Ide dari Haji]
Labels: Ihram - Miqat


0 Comments:
Post a Comment
<< Home